Bersedekah, konsep Berbagi yang Utama



Saat ini betebaran buku yang membahas mengenai keutamaan sedekah. Selain buku, banyak ditemukan tulisan-tulisan singkat yang berisi hikmah berbagi kepada sesama. Banyak orang yang menceritakan pengalamannya dalam bersedekah. Mereka menyampaikan setelah bersedekah datang berbagai kemudahan. Ini sangat baik, sehingga orang termotivasi untuk bersekedah. Namun, kita perlu mewaspadai agar hati yang tadinya berniat sedekah hanya karena Allah jadi ternodai dengan harapan mendapatkan balasan atas apa yang kita berikan.

Bersedekah, yang dari asal kata bahasa Arab shodaqoh berarti suatu pemberian yang diberikan oleh seorang Muslim kepada orang lain secara spontan dan sukarela tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu. Sebetulnya, bukan hanya Islam yang mengajarkan konsep berbagi kepada sesama. Yang berbeda dalam bersedekah adalah orientasi yang dituju oleh pelakunya. Dalam Islam, setiap Muslim/ah yang bersedekah wajib meluruskan niat hanya karena Allah SWT, bukan demi mencapai maksud tertentu. Ini yang menjadikan bersedekah menjadi konsep berbagi yang utama. Pelaksanaannya tidak lain hanya demi mencapai keridhaan Allah SWT.

Ketika seseorang yang bersedekah di kemudian hari mendapatkan kemudahan dari arah yang tidak diduga itu hanya merupakan bagian dari rahmah yang Allah SWT kepadanya. Sesungguhnya Allah SWT adalah ar-rahman kepada setiap hamba-Nya, terlebih kepada hamba-Nya yang patuh dan taat.

Pada bulan Ramadhan lalu, kami berkesempatan menjenguk kerabat yang tengah diuji dengan sakit. Kami membawakan herbal yang kami bawa. Beberapa hari kemudian kerabat kami itu dikabarkan pulang dari rumah sakit dengan kondisi masih belum sepenuhnya pulih, namun dengan istiqomah meminum herbal yang kami bawa. Kami bersyukur karena kemudian mendengar kerabat kami ini berangsur kembali ke keadaaan seperti semula. Sudah mulai beraktivitas lagi.

Setelah merasa benar-benar sehat, kerabat kami ini menceritakan pengalamannya dalam mengkonsumsi herbal yang kami bawa. Subhanallah, beberapa orang berminat membeli. Padahal jujur saja, walaupun kami distributor produk-produk herbal, tapi untuk produk yang satu ini kami benar-benar baru membelinya. Tadinya untuk mengobati saudari kami yang sedang sakit, tapi karena tidak terbiasa dengan aroma yang menyengat, obat itu tadinya hendak diberikan kepada orangtua, tapi oleh orangtua diusulkan untuk diberikan saja kepada kerabat kami itu. Alhamdulillah dengan jalan itu Allah memberikan kesembuhan kepadanya.

Sekarang kerabat kami semakin gencar mempromosikan herbal di lingkungan tempat tinggalnya. Dengan menjual herbal ini Alhamdulillah kerabat kami ini mendapatkan sumber penghasilan tambahan. Alhamdulillah.

Ini adalah bagian dari limpahan rahmah Allah SWT. Dengan niat bersedekah hanya demi mengharap keridhaan Allah SWT, InsyaAllah dengan rahmah Allah SWT akan datang kemudahan-kemudahan setelahnya.


 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Peduli 1000 Yatim - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger